Kediaman Penyerang Presiden Macron Diperiksa Polisi

Foto: Reuters

IDN-CHANNEL – Buntut insiden penamparan yang dilakukan oleh dua warga Prancis terhadap Presidennya Emmanuel Macron berujung pada penggeledahan.

Melansir Associated Press, Kamis (10/6), di kediaman tersangka tersebut ditemukan beberapa barang mencurigakan.

Dalam rumah milik Damien Tarel (28) dan Arthur C (28) di kota Tain-l’Hermitage, polisi menemukan sejumlah senjata dan buku karangan Adolf Hitler.

Rinciannya terdiri dari sebuah pedang, belati dan senapan kolektor yang dikonfirmasi telah memiliki ijin legalitas.

Kemudian terdapat copy buku Hitler “Mein Kampf” yang tersohor dan dua bendera yang salah satunya terdapat simbol paham Komunisme.

Seperti diketahui, kedua pelaku melancarkan aksinya pada Selasa (8/6) lalu saat sedang menghadiri kedatangan Presiden Macron di kota yang sama.

Tarel menjadi sosok yang menampar wajah Macron saat sang Presiden tengah menyapanya, adapun Arthur bertindak sebagai perekam insiden tersebut yang langsung menjadi viral.

Keduanya terjerat pasal penyerangan tokoh publik dengan ancaman kurungan maksimum 3 tahun penjara dan denda €45.000 atau setara Rp. 780 juta.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif penyerangan kedua warganya tersebut kepada Macron.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here