Tidak Hanya Cantik, Miss Universe 2020 Andrea Meza juga Ratu di Bidang Software

Foto: Instagram @andreamezamx

IDN-CHANNEL – Kontes kecantikan tingkat dunia, Miss Universe 2020 ke-69 baru saja digelar di Seminole Hard Rock Hotel and Casino, Senin (17/5) pukul 07.00 WIB.

Dalam ajang memperebutkan mahkota Miss Universe 2020, 74 kontestan melakukan berbagai seleksi dan juga peragaan busana. Terpilihlah Andrea Meza dari Meksiko untuk dinobatkan sebagai Miss Universe 2020 menggantikan Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan.

Sejak awal kompetisi, ia memang telah menjadi pesaing kuat dan favorit penonton, dan kerja kerasnya jelas membuahkan hasil. Mengenakan gaun malam merah berkilauan, Meza dengan air mata haru berjalan di atas catwalk sebagai Miss Universe untuk pertama kalinya.

Sebagai Miss Universe 2020, Andrea Meza ternyata juga ‘ratu’ di bidang software. Perempuan kelahiran 13 Agustus 1994 ini bekerja sebagai insinyur perangkat lunak. Dilansir dari NDTV dan India Today, menurut profil kontestannya di situs Miss Universe, Andrea memiliki gelar atau ahli di bidang rekayasa perangkat lunak (software). Dirinya menjadi salah satu dari sedikit perempuan di angkatannya yang lulus dengan gelar Bachelor of Science di bidang Teknik dari Autonomous University of Chihuahua.

Tidak hanya dibidang software, Andrea juga diketahui bekerja sebagai make up artis. Kariernya sebagai ratu kecantikan sudah dibangunnya sejak 2016. Saat itu, Andrea menempati posisi runner-up pertama untuk Miss World 2017 dan dinobatkan sebagai Miss World Americas 2017. Dua tahun kemudian, ia dinobatkan sebagai Miss Mexicana Universal dan telah mempersiapkan diri untuk kontes tahun ini.

Lahir di Chihuahua, Meksiko, membuat dirinya didapuk menjadi duta wisata. Ia bertugas untuk mempromosikan sederet atraksi wisata terbaik dan kekayaan budaya tanah kelahirannya. Selain peduli dengan kampung halamannya, perempuan yang memiliki hobi menyanyi ini juga berpartisipasi dalam asosiasi amal global untuk mengumpulkan dana bagi kaum tertindas di India, Indonesia, dan Cina.

Dengan berfokus pada permasalahan hak dan inklusi perempuan. Saat ini asosiasi amal global tersebut juga bekerja sama dengan Institut Kota untuk perempuan, yang bertujuan untuk mengakhiri kekerasan gender.

Selama putaran pernyataan terakhir, Andrea ditanyai tentang standar kecantikan yang berubah. Dia menjawab dengan sangat diplomatis.

“Kita hidup dalam masyarakat yang lebih dan lebih dari sekadar maju, dan saat kita maju sebagai masyarakat, kita juga maju dengan stereotip. Saat ini, kecantikan bukan hanya penampilan kita. Bagi saya, keindahan memancar tidak hanya dalam jiwa kita, tetapi juga dalam hati kita dan cara kita berperilaku. Jangan pernah mengizinkan siapa pun memberi tahu Anda bahwa Anda tidak berharga,” tegasnya.

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here